Tuesday, 27 September 2016

DIALOG SEORANG SARJANA DENGAN PENJUAL SOMAI



DIALOG SEORANG SARJANA  DENGAN PENJUAL SOMAI
Oleh Sunarwan

Matahari tak bersedia menyinari gelapnya malam.
Hanya sepotong rembulan bertengger di atas pucuk nyiur.
Sekejap-sekejap tertutup awan hitam.
Bersama berjalannya asa dan angan yang kian kabur.

Wednesday, 21 September 2016

DAHSATNYA BAHAYA NARKOBA DAN KORUPSI



DAHSATNYA  BAHAYA NARKOBA DAN KORUPSI
Oleh Sunarwan

Sekitar 75 ribu tahun yang  lalu  tercatat dalam sejarah, Gunung Toba dahsat mengganas. Enam tahun lamanya, dunia tanpa surya. Gunung Toba meluluh lantakan umat manusia di dunia. Banyak flora dan fauna kini tinggal nama

Monday, 19 September 2016

SENYUM, KESEDIHAN DAN PETUAH SANG KAKEK



SENYUM, KESEDIHAN DAN PETUAH SANG KAKEK
Oleh Sunarwan

Seorang kakek berjanggut putih
Memegang tasbih sambil mengelus janggutnya
Menatap tajam sambil sedikit tersenyum
Pisau dapur telah berubah menjadi mata pedang
Mengkoyak jaring-jaring ketidak adilan
Melibas keserakahan

AKIBAT PENGGUDULAN HUTAN



AKIBAT PENGGUDULAN HUTAN
Oleh Sunarwan

Batu besar hitam  kelam  di tengah kali
Sepanjang  zaman terbakar mentari
Kadang kala terendam air  kemerahan  dari amarah hutan
Dia diam dan terus diam, menjadi bukti sejarah retaknya beradaban

Sunday, 18 September 2016

KEDALAMAN TATAPAN HIDUP



KEDALAMAN TATAPAN HIDUP
Oleh Sunarwan

Menatap sesuatu yang tak kasap mata
Pada hentakan-hentakan gelombang jiwa
Pada kedalaman palung hati
Mencari nilai kejujuran yang hakiki
Mencari keikhlasan yang hakiki
Mencari kesetiakawanan yang tulus
Memaknai pengorbanan yang lurus

Friday, 19 August 2016

TANAMAN KEABADIAN







TANAMAN KEABADIAN
Oleh Sunarwan

Kujaring udara  dengan rasa
Menyirat warta dari nun jauh di sana
Dari alam yang tiada sama
Ku sangat yakin itu ada

Monday, 25 July 2016

KEMEWAHAN DUNIA BUKANLAH SURGAWI



KEMEWAHAN DUNIA BUKANLAH SURGAWI
Oleh Sunarwan

Menjaring angin saat teriknya mentari
Menangkap petir saat-saat gelapnya alam
Melangkah di atas tumpukan beling dan tajamnya duri
Bersusah payah membaca saat kelamnya malam